Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

PERTEMUAN KELOMPOK TANI

Gambar
  PERTEMUAN KELOMPOK TANI PENTINGKAH ITU ????             Saat ini sebagian petani di Kecamatan Sumbergempol disibukkan oleh kegiatan panen karena rata-rata padi di lahan sawah sudah terlihat kuning. Di sela kegiatan tersebut tentu ada beberapa orang yang berpikir dan mulai menanyakan kapan waktu kita untuk membuat pesemaian (ngurit) dan kira-kira varietas apa yang baik untuk musim gadu yang akan datang.               Dari situasi tersebut diatas tentunya Penyuluh Pertanian harus tanggap dan bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dan apa yang bisa dilakukan oleh Penyuluh pertanian sebagai pendamping dari kelompok tani, tentunya adalah membantu menjawab pertanyaan tersebut dengan mengajak pengurus poktan maupun Gapoktan untuk mengadakan pertemuan musyawarah menjelang MT II   (gadu).            Sesuai Permentan   N o 67 Tahun 2016 tentang pembinaan kelembagaan petani disitu disebutkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan poktan dalam menjalankan fungsinya sebagai Kelas belajar diantara

PENGENDALIAN HAMA TIKUS DENGAN PEMELIHARAAN BURUNG TYTO ALBA di GAPOKTAN TANI JAYA ABADI DESA DOROAMPEL KECAMATAN SUMBERGEMPOL

Gambar
              Pada saat padi dalam fase vegetatif seekor tikus mempunyai kemampuan untukmerusak antara 11-176 batang padi per malam. Sedangkan pada fase generatif (bunting hingga panen) semakin meningkat menjadi 24-246 batang per malam. Pada tingkat kerusakan yang berat, biasanya hanya tersisa beberapa baris tanaman terutama pada bagian tepi (Direktorat Bina Perlindungan Tanaman, 1992 dan 2001 dalam Melhanah   et   al,   2012).    Tikus sebagai binatang pengerat, memenuhi kebutuhan hidupnya mengerat batang padi dengan perbandingan 5 : 1, yaitu 5 batang padi dikerat hanya untuk mengasah giginya agar tidak bertambah panjang dan 1 batang padi dimakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ( Imanadi, 2012) Di Desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung  hama Tikus  merupakan hama utama pada tanaman padi.  Kerusakan yang diakibatkan hama tikus cukup luas dan hampir terjadi setiap musim. Tikus menyerang semua stadium tanaman padi, baik vegetatif maupun generatif, sehingga meny